
SS501 adalah sebuah boyband beronggatakan 5 orang member // Huruf SS adalah kepanjangan dari Super Star / sementara 501 melambangkan 5 orang member yang bersama untuk menjadi satu / selamanya / yang disimbolkan dengan angka 0 // Dengan kata lain / grup ini akan menjadi super star / jika kelima membernya bersatu menjadi satu // Kuintet ini terbentuk melalui audisi / namun / kelima member melewati masa masa sulit ketika training / sebelum akhirnya bisa debut ///
Dibawah menajemen DSP Entertainment / SS501 masuk ke dunia K Pop / di bulan Juni 2005 / dengan single debut 'Warning' / yang merupakan mix antara musik pop dance / R&B / dan hip hop // Beberapa bulan kemudian / mereka kembali dengan single kedua / "Snow Prince" / yang terdiri atas 5 buah lagu mellow / yang cocok untuk suasana musim dingin // Di tahun 2006 / SS501 tidak aktif di Korea / karena kondisi tenggorokan member Heo Young Saeng / yang membutuhkan operasi // Namun / akhirnya mereka bisa tampil di Jepang / mengadakan fan-meeting di bulan April / dan lalu mengadakan konser pertama "Step Up Concert" / di Osaka ///
Walau sudah debut di Jepang / SS501 tidak lupa dengan fans Korea / dan kembali ke Korea di akhir 2006 / dengan merilis album pertama / "S.T 01 Now" // Lagu hit di album ini diantaranya adalah "Unlock" / "Four Chance" / dan "Again" // Selain mempromosikan album ini / mereka juga memiliki sebuah show di MNet / bernama SOS // Dan atas dukungan para fansnya / SS501 memenangkan Mutizen award dari SBS InkiGayo untuk lagu "Four Chance" / tanggal 28 Januari 2007 ///
SS501 debut di Jepang tahun 2007 / dan fans club Jepang dengan nama "Triple S Japan" pun dibuat // Single Jepang mereka / "Kokoro" / cukup sukses di Jepang / sehingga grup ini mampu meraih Best 10 New Artist award at the Japan Gold Disc Awards di bulan 2008 / sebagai pengakuan atas talenta serta popularitasnya di Jepang ///
Sumber asli : http://orientalongaku.multiply.com/journal/item/22/OT_NEWS_-_Siaran_Oriental_Touch_-_20080420_April_Week_3
About Me
- TECTONA
- Yang pasti saya anak yang baik , kalau gag percya tnya sama mama ku , papa ku , yangkung yangti ku , bude ku , pakde ku , adek ku..... dlll
biografi SS501
global waming
Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.
Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.[1] Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.[1] Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.
Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim,[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.
Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.
Sumber asli : http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global




















